LPM UIN Jambi Dampingi Fakultas Dakwah dalam Pengisian dan Pelaporan BKD melalui SISTER
JAMBI – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali melakukan pendampingan pengisian dan pelaporan Beban Kerja Dosen (BKD) melalui Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi (SISTER). Kegiatan pendampingan kali ini dilaksanakan di Fakultas Dakwah UIN STS Jambi pada Kamis, (27/8/2026), pukul 13.30 WIB, bertempat di Ruang Rapat Fakultas Dakwah.
Kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas Dakwah, Prof. Dr. Ahmad Sukri, SS., M.Ag., dan didampingi oleh Sekretaris LPM UIN STS Jambi, Dr. Zawaqi Afdal Jamil, M.Pd. Pendampingan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Korpus Penjaminan Mutu LPM, Nispi Syahbani, M.Pd., dan Khairil Tobri, S.Pd. Kegiatan turut dihadiri oleh Korpus Survei Tracer Study & Karier Alumni, Dr. M. Yunus, M.Si., Wakil Dekan Fakultas Dakwah, para Ketua Program Studi (Kaprodi), Sekretaris Program Studi, serta seluruh dosen di lingkungan Fakultas Dakwah.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Dakwah, Prof. Dr. Ahmad Sukri, SS., M.Ag., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pendampingan yang dilakukan LPM. Menurutnya, pemahaman yang baik terhadap mekanisme pengisian dan pelaporan BKD melalui SISTER menjadi hal penting bagi dosen dalam memenuhi kewajiban kinerja sekaligus mendukung tertib administrasi akademik di lingkungan fakultas.
Sementara itu, Sekretaris LPM UIN STS Jambi, Dr. Zawaqi Afdal Jamil, M.Pd., menegaskan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari upaya LPM untuk memastikan proses pengisian BKD melalui SISTER dapat dilakukan secara tepat, sistematis, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pada saat praktek pengisian, Khairil Tobri, S.Pd. memberikan penjelasan secara teknis mengenai tata cara pengisian BKD, kemudian Nispi Syahbani, M.Pd memberi praktek langsung mekanisme penggunaan aplikasi SISTER secara menyeluruh. Para dosen juga mendapatkan pendampingan secara langsung dalam memahami komponen-komponen BKD, menginput aktivitas tridarma perguruan tinggi, melengkapi dokumen pendukung, hingga memastikan data yang dilaporkan sesuai dengan aktivitas dan bukti kinerja masing-masing.
Pendampingan berlangsung secara interaktif. Para dosen diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan kendala yang dihadapi dalam proses pengisian maupun pelaporan BKD. Narasumber kemudian memberikan penjelasan dan solusi terhadap berbagai persoalan teknis yang ditemukan selama proses pendampingan.