LPM UIN Jambi Gelar Workshop Manajemen Risiko: Antisipasi Dini untuk Tata Kelola yang Lebih Tangguh

Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Jambi menggelar Workshop Manajemen Risiko pada Rabu, (26/11/2025), pukul 09.00 WIB di Ruang Senat, Lantai VI Gedung Rektorat. Bapak Subarkah, Ak., M.Sc., Auditor Senior dan Pengawas pada Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jambi.

Dalam sambutan dan laporan panitia, Dr. Tanti, selaku Ketua Panitia Workshop, menekankan urgensi pembaruan profil risiko di Setiap unit, lembaga, dan fakultas wajib memperbarui profil risikonya secara berkala dan yang lebih penting, meng-highlight risiko-risiko kritis yang berpotensi mengganggu kinerja akademik dan non akademik, berdasarkan hasil survei kepuasan mahasiswa terbaru, terdapat indikasi penurunan kualitas layanan akademik dan administratif sebuah early warning yang harus segera ditindaklanjuti melalui pendekatan manajemen risiko proaktif.

Senada dengan hal tersebut, Dr. Fahmi, M.Si., Wakil Rektor Bidang Adminitrasi, Keuangan dan Akademik, menyoroti pentingnya risk awareness di semua lini organisasi. Kita sering mengabaikan risiko kecil karena dianggap tidak signifikan. Padahal, sejarah organisasi menunjukkan bahwa kehancuran besar justru kerap bermula dari kelalaian terhadap isu-isu kecil yang terus menumpuk.

Kemudian Bapak Subarkah memaparkan kerangka kerja manajemen risiko yang berbasis pada dua variabel kunci dampak (impact) dan kemungkinan terjadinya (likelihood), penilaian risiko bukan sekadar daftar ancaman, melainkan proses sistematis untuk memetakan, memprioritaskan, dan merancang respons berbasis bukti.

Risiko tidak bisa dihilangkan sepenuhnya tapi bisa dikendalikan. Kunci utamanya adalah komitmen institusional dalam menyusun dan menegakkan Standard Operating Procedure (SOP) yang jelas, terukur, dan konsisten. SOP yang baik adalah benteng pertama terhadap risiko internal. Workshop yang diikuti oleh Dekan. Kepala Biro, Kepala Lembaga, kepala unit ini tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga dilengkapi dengan discussion dan simulasi penyusunan matriks risiko. Para peserta diminta mengidentifikasi risiko spesifik di unit masing-masing, lalu menilai tingkat keparahan dan urgensi penanganannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bantuan terkait lift:
0821-7697-5982

Humas UIN STS Jambi:
0811-7467-899