Lembaga Penjaminan Mutu UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi hadir sebagai delegasi dalam Pemilihan Jamiah/Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Mutu (PILJAMU) PTKIN se-Indonesia Tahun 2026. Kegiatan ini diselenggarakan pada 27 hingga 30 April 2026 di Padang, Sumatra Barat, dengan UIN Imam Bonjol Padang sebagai tuan rumah.
Acara pembukaan berlangsung pada Senin (27/4/2026) pukul 14.00 WIB, bertempat di Hotel Truntum Padang. Kegiatan ini menjadi momentum pertemuan para pimpinan dan pengelola penjaminan mutu PTKIN dari seluruh Indonesia dalam satu forum nasional.
Ketua Presidium PILJAMU PTKIN, Prof. Dr. Budiyono Saputro, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi dan standardisasi mutu antar PTKIN. Ia menyampaikan bahwa forum PILJAMU tidak hanya menjadi ajang seleksi dan apresiasi, tetapi juga ruang konsolidasi kebijakan mutu pendidikan tinggi keagamaan Islam agar semakin adaptif terhadap perubahan regulasi dan tantangan global.
Sementara itu, Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, M.Pd dalam sambutannya sebagai yang tuan rumah sekaligus pembuka acara menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan. Ia menekankan bahwa penyelenggaraan PILJAMU 2026 menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk menghadirkan forum yang produktif dan berdampak nyata terhadap peningkatan mutu PTKIN secara nasional.
Mengusung tema “Sinkronisasi dan Penyusunan Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025”, kegiatan Temu Nasional Penjaminan Mutu PTKIN 2026 ini menjadi sangat relevan di tengah dinamika kebijakan pendidikan tinggi. Forum ini diharapkan mampu menghasilkan rumusan strategis dalam penyelarasan dokumen SPMI di seluruh PTKIN agar sesuai dengan regulasi terbaru, sekaligus mendorong peningkatan kualitas tata kelola akademik yang berkelanjutan.
Kehadiran delegasi LPM UIN Jambi dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen kuat institusi dalam memperkuat sistem penjaminan mutu internal serta aktif berkontribusi dalam forum nasional. Partisipasi ini juga menjadi langkah dalam mengadopsi praktik terbaik (best practices) dari berbagai PTKIN lain guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan di lingkungan UIN Jambi.
Dengan terselenggaranya PILJAMU PTKIN 2026, diharapkan terbangun kesepahaman dan keselarasan langkah antar PTKIN dalam mengimplementasikan SPMI secara optimal, sehingga mampu mendorong daya saing perguruan tinggi keagamaan Islam di tingkat nasional maupun internasional. Temu Nasioanal dihadiri oleh 192 peserta dari berbagai perguruan Tinggi Islam yang ada di Indonesia